Tampilkan postingan dengan label psikologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label psikologi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 Agustus 2011

Tanda-tanda stres dan tips untuk mengatasinya

Stres adalah respon non spesifik tubuh yang muncul saat dibutuhkan. Stres berbeda definisi dengan meningkatnya kegelisahan atau kecemasan. Stres itu hal normal, namun harus dikendalikan agar tidak berdampak negatif bagi kesehatan tubuh dan jiwa.
Karena tubuh merespon berbagai bentuk stres fisik atau psikologis, berbagai perubahan pada tubuh dapat diprediksikan. Seperti meningkatnya denyut jantung, naiknya tekanan darah (sistole dan diastole) serta sekresi hormon perangsang. Respon terhadap stres ini terjadi apakah stres itu sifatnya negatif atau positif.
Istilah gampangnya adalah mekanisme ‘fight or flight’. Stres yang berkelanjutan dapat menurunkan kemampuan tubuh untuk menerima tambahan tekanan dalam bentuk psikologis atau fisik.
Bagaimana tanda-tanda stres? Ada sejumlah sinyal jelas saat Anda mengalami stres, yakni:
1. Mudah tersinggung
2. Naiknya tekanan jantung
3. Meningkatnya tekanan darah
4. Sulit tidur
5. Sakit kepala
6. Sakit pencernaan/sakit maag
7. Merasa gelisah tanpa sebab
8. Sakit di leher atau punggung bagian bawah
Stres akan lebih mudah dikendalikan saat seseorang menyadari datangnya stres di awal. Bagaimana caranya mengelola stres agar tak terus berlanjut? Berikut sejumlah tips yang dapat Anda tiru agar stres dapat Anda hindari: